logonew23

 

PETUGAS DINKES CEK PENGUNJUNG PA KAJEN

Ditulis oleh kajen.

PETUGAS DINKES CEK PENGUNJUNG PA KAJEN

Cegah Corona 7

*) Antisipasi Penyebaran Corona

KAJEN – Terhitung sejak 17 Maret 2020 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menempatkan 2 petugasnya di Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B hingga 14 hari ke depan. Kegiatan tersebut sebagai antisipasi penyebaran virus corona yang saat ini tengah melanda hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Cegah Corona 1

Pegawai PA Kajen dicek suhu tubuhnya dengan Thermogun 

Mereka akan melakukan pengecekan terhadap suhu tubuh para pengunjung yang datang ke Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B. Mengingat para pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Pekalongan saja, melainkan dari beberapa kota dan kabupaten lain, yang memiliki kepentingan di Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B.

Cegah Corona 5

Petugas Dinkes memberikan sosialisasi dan penjelasan ke para pihak yang mengantri sidang

Selain terhadap pengunjung, pengecekan juga dilakukan terhadap para pegawai Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B. Seperti halnya para pengunjung, pegawai Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B juga tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Pekalongan saja, namun ada beberapa pegawai yang berasal dari kota-kota lain.

Cegah Corona 3

Warga memanfaatkan sarana cuci tangan dalam upaya pencegahan virus Covid-19

Petugas Dinas Kesehatan tidak hanya melakukan pengecekan suhu tubuh dengan Thermogun, namun juga mensosialisasikan cara mencuci tangan yang benar. Karena setelah dilakukan pengecekan dengan Thermogun, baik pegawai maupun pengunjung disarankan untuk langsung mencuci tangan mereka.

Cegah Corona 4

Warga yang mengantri sidang diceh suhu tubuhnya oleh petugas Dinkes

Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B sendiri mendukung langkah-langkah pencegahan tersebut. Salah satunya dengan menyediakan tempat khusus untuk mencuci tangan, baik bagi para pegawai maupun pengunjung. (ton)

89 PASANGAN AKHIRNYA DAPAT BUKU NIKAH

Ditulis oleh kajen.

89 PASANGAN AKHIRNYA DAPAT BUKU NIKAH

*) Yandu Gelombang I Tahun 2020

KAJEN – Sebanyak 89 pasangan suami istri warga Kabupaten Pekalongan dapat berbangga hati, karena saat ini perkawinan mereka telah resmi tercatat dan berhak mengantongi buku nikah. Setelah sebelumnya disahkan melalui penetapan yang diterbitkan oleh Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B.

Penetapan itu dikeluarkan pada Pelayanan Terpadu Itsbat Nikah Gelombang I Tahun 2020 yang berlangsung di Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan, Rabu (4/3/2020). Namun pada kegiatan yang diikuti oleh 100 pasangan itu, sebanyak 7 pasangan dinyatakan tidak memenuhi syarat, sementara 4 pasangan lainnya persidangannya ditunda pada pelaksanaan gelombang II tanggal 18 Maret 2020 mendatang.

 

WhatsApp Image 2020 03 04 at 09.45.58

Ketua PA Kajen menyampaikan sambutan

Ketua Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B Drs. H. Suwoto, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan Pelayanan Terpadu Istbat Nikah Tahun 2020 dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan.

“Secara keseluruhan tahun ini ada 534 perkara, dimana 302 perkara berasal dari 4 desa di Kecamatan Paninggaran. Sisanya akan dilaksanakan di Kecamatan Kandangserang. Yandu ini akan dilaksanakan setiap hari Rabu,” ujarnya saat pembukaan di hadapan puluhan pasangan peserta Yandu Istbat Nikah.

Kepada warga Paninggaran, Ketua Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B berpesan dapat memanfaatkan momen sepeti ini. Namun beliau juga berharap di tahun-tahun mendatang tidak ada lagi warga yang perkawinannya tidak tercatat di negara. “Ke depan jangan seperti memotong kumis, sekarang dicukur besok muncul lagi,” terangnya.

 

WhatsApp Image 2020 03 04 at 09.45.59 1

Proses persidangan Pelayanan Terpadu Itsbat Nikah Tahun 2020 Gelombang I

Dijelaskan bahwa dalam perkara ini, Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B tidak mengesahkan perkawinan yang sudah terjadi, melainkan menetapkan perkawinan yang sah. “Sesuai dengan aturan supaya ada kepastian hukum, maka perkawinan harus dicatatkan,” tandas Drs. H. Suwoto, S.H., M.H.

Hal serupa juga ditekankan oleh Bupati Pekalongan yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Totok Budi Mulyanto, S.E. “Karena ada dampak hukum yang berlaku untuk (perkawinan) yang tidak dicatatkan,” tegasnya.

Diterangkan pula saat ini Bupati Pekalongan menelurkan program “KUDU SEKOLAH”, agar anak di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan terus bersekolah. Dengan tujuan untuk mengurangi jumlah pernikahan usia dini. “Tahun 2019 yang lalu Bupati berharap di Paninggaran sudah selesai, namun nyatanya malah semakin banyak. Sehingga Pemkab menganggarkan program ini,” jelas Totok Budi Mulyanto, S.E. (eko/ton)

BANGKITKAN SEMANGAT JADI PAHLAWAN MASA KINI

Ditulis oleh ubaedul.

BANGKITKAN SEMANGAT JADI PAHLAWAN MASA KINI

KAJEN – Melalui peringatan Hari Pahlawan, anak-anak bangsa Indonesia diajak untuk membangkitkan semangat berinovasi agar dapat menjadi pahlawan masa kini. Hal itu diungkapkan dalam amanat Menteri Sosial dalam Upacara Hari Pahlawan ke 91, yang dibacakan Ketua Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B.

WhatsApp Image 2019 11 11 at 09.05.49

“Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI,” ucap Ketua Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B Drs. H. Suwoto, S.H., M.H., saat upacara Hari Pahlawan, Senin, 11 Nopember 2019.

Untuk menjadi pahlawan, saat ini dapat dilakukan dengan cara menorehkan prestasi di berbagai kehidupan, memberikan kemaslahaan bagi masyarakat dan membawa harum nama bangsa. Melalui peringatan Hari Pahlawan dapat meningkatkan kesadaran untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat.

WhatsApp Image 2019 11 11 at 09.05.48

“Dengan menjadikan diri kita sebagai Pahlawan Masa Kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi. Untuk itu, marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan, agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia,” tandasnya. (ton)

PA KAJEN IKUT UPACARA HARI PAHLAWAN TINGKAT KABUPATEN

Ditulis oleh ubaedul.

PA KAJEN IKUT UPACARA HARI PAHLAWAN TINGKAT KABUPATEN

KAJEN – Meski pada hari libur dan di bawah terik matahari, ternyata tidak menyurutkan semangat para pegawai Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B, dalam mengikuti Upacara Hari Pahlawan ke 74 tingkat Kabupaten Pekalongan, yang berlangsung di Alun-alun Kota Kajen, Minggu, 10 Nopember 2019.

PahAA 2

Barisan Pegawai PA Kajen saat Upacara Hari Pahlawan di Alun-Alun Kajen

Para pegawai Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B masuk dalam kelompok instansi vertikal, yang terdiri dari beberapa kelompok barisan dari beberapa instansi di luar Pemerintahan Kabupaten Pekalongan. Sementara Wakil Ketua Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B turut hadir sebagai tamu undangan dari Forkopimda.

Dalam upacara tersebut, dibacakan pesan-pesan dan kata mutiara dari para pahlawan yang dulu dengan gagah berani memperjuangkan kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Pesan-pesan dan kata mutiara dibacakan oleh 17 siswa siswi dari perwakilan SMA dan SMK di Kabupaten Pekalongan dengan menirukan mimic dan gerak para pahlawan tersebut.

PahAA 4

Siswa Siswi SMA/K membacakan pesan para pahlawan

Bertindak selaku pembina upacara adalah Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, S.H., M.Si., yang dalam sambutannya membacakan pidato dari Menteri Sosial RI. Usai upacara, Bupati beserta jajaran Forkopimda dan tamu undangan berziarah ke Taman Makam Pahlawan Bakti Wiratama di Bojong. (ton)

DENGAN PERSATUAN WUJUDKAN CITA-CITA BANGSA

Ditulis oleh ubaedul.

DENGAN PERSATUAN WUJUDKAN CITA-CITA BANGSA

KAJEN – Senin, 28 Oktober 2019, Pengadilan Agama Kajen Kelas I.B menggelar Upacara Bendera Hari Sumpah Pemuda ke 91. Bertempat di halaman kantor Pengadilan Agama setempat, upacara dipimpin oleh Drs. H. Saefudin, M.H. dan diikuti seluruh hakim serta pegawai.

SumPem19

Menteri Pemuda dan Olahraga dalam sambutannya yang dibacakan Drs. H. Saefudin, M.H., menyebutkan bahwa tema “Bersatu Kita Maju” diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928. “Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa,” terangnya.

Dikatakan, tema tersebut sesungguhnya diperuntukkan untuk seluruh elemen bangsa. Akan tetapi bagi pemuda menjadi sebuah keharusan, karena di tangan pemudalah Indonesia bisa maju. Pemuda untuk Indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasita, kemampuan inovasi, kreatifitas yang tinggi, mandiri, inspiratif, serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia.

SumPem19 3

Kemajuan tidak akan pernah tercapai dalam arti yang sesungguhnya, kalau masa depan itu hanya dipandang sekedar sebagai proses lanjut dari masa kini yang akan tiba dengan sendirinya. Tapi bagaimana generasi muda merespon kemajuan itu dengan kearifan menghargai keluhuran perjuangan dari generasi sebelumnya.

“Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad dan cita-cita, pengorbanan dan perjuanganmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia,” tegas H. Saefudin. (ton)

Untuk dapat menampilkan data dari google drive harap menggunakan browser google chrome terbaru. terima kasih 

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Kajen 

Jl. Teuku Umar No 9 Kajen 

Telp : (0285) 381919

Fax  : (0285) 381919 ext : 115

Nomor Ext : 

Akta Cerai/ Pelayanan /Informasi :108

Kesekretariatan : 104

Tabayun/ Informasi : 106

email :   surat@pa-kajen.go.id

, pakajen@ymail.com 

106272
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
117
549
1646
102954
918
6302
106272

Your IP: 3.223.3.101
2020-04-03 11:07