Seputar Peradilan

Jakarta | badilag.mahkamahagung.go.id

Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. HM. Hatta Ali, SH., MH didampingi Wakil Ketua MA Bidang Yudisial Dr. H.M. Syarifuddin, SH., MH, Ketua Kamar Peradilan Agama MA Dr. H. Amran Suadi, SH., MH., MM, dan Staf Khusus Dirjen Badilag H. Mahrus, LC., MH menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Dr. Osamah Muhammad Al Shuaibi beserta rombongan di ruang kerjanya pada Selasa (06/06) siang pukul 13.00 WIB.

Duta Besar menyampaikan maksud kunjungannya dalam rangka silaturahmi bulan Ramadhan dan membicarakan peningkatan kerjasama yang sudah terjalin antara MA RI dan MA Kerajaan Arab Saudi (KAS).

“Kami sebagai Duta Besar siap menjembatani peningkatan kerjasama antar dua Mahkamah Agung dari masing-masing Negara RI dan KAS dalam bidang peradilan,” kata Osamah yang sudah lima tahun bertugas di Indonesia sebagai Atase Militer, sebelum menjabat sebagai Duta Besar pada akhir tahun 2016 lalu.

Ketua MA memaparkan kerjasama yang sudah terjalin dengan Imam Muhammad Ibnu Saud Islamic University, Riyadh, KAS dalam bidang pelatihan bagi hakim-hakim peradilan agama sejak angkatan I tahun 2008 sampai dengan angkatan IV tahun 2016 dan berharap dapat dilanjutkan dengan angkatan-angkatan berikutnya.

“Menurut kesan-kesan para peserta setiap angkatan bahwa diklat di Riyadh perlu dilanjutkan untuk meningkatkan kapasitas Hakim dalam bidang ekonomi syariah,” ujar Ketua MA.

“Kami juga memberikan kesempatan kepada Hakim-hakim Kerajaan Arab Saudi untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan di Pusdiklat Mahkamah Agung di kawasan Mega Mendung yang kapasitasnya dapat menampung sampai dengan 900 peserta didik,” imbuhnya.

Selain itu, Ketua MA juga menjelaskan sistem hukum yang berlaku di Indonesia dan pengalaman Mahkamah Agung dalam menangani perkara selama ini.

[Ibnu AR]